0
Dikirim pada 10 Agustus 2015 di Campuran

Sekolah musik sebenarnya bukanlah satu hal yang asing bagi kita di masa sekarang ini. Walaupun begitu, tidak dapat dipungkiri bahwa masih saja ada orang yang mempunyai anggapan yang salah mengenai sekolah tersebut. Bahkan, ada banyak di antara mereka yang juga masih beranggapan bahwa sekolah ini sama dengan sekolah formal yang lainnya, hanya saja musik merupakan topik utama yang diajarkan di sana. Anggapan semacam ini tentu saja adalah sesuatu yang perlu untuk diluruskan.


 


Perbedaan Dengan Sekolah Formal


Sebenarnya, sekolah musik sama sekali tidak bisa disandingkan begitu saja dengan sekolah formal seperti Sekolah Dasar, Sekolah Lanjutan Tingkat Pertama, Sekolah Lanjutan Tingkat Atas maupun yang lainnya. Sekolah semacam ini sebenarnya lebih cocok disebut sebagai tempat kursus di mana murid dari berbagai kalangan usia bisa belajar musik secara lebih lanjut dengan berbagai tujuan. Tujuan tersebut bisa sekedar untuk main bermain alat musik ataupun bernyanyi atau bahkan untuk mencapai cita-cita sebagai pemusik profesional. Hal-hal semacam ini tentu saja menciptakan perbedaan yang cukup jelas antara sekolah formal pada umumnya dan juga sekolah atau tempat kursus musik.


 


Belajar Musik Sebagai Pengisi Waktu Luang Yang Positif


Belajar musik di sebuah sekolah musik sebenarnya merupakan sesuatu yang sangat positif. Alasan pertamanya tentu saja karena sekolah ini bisa membantu para murid untuk mencapai salah satu atau bahkan kedua tujuan belajar musik sama yang sudah dijelaskan sebelumnya. Akan tetapi, sebenarnya manfaatnya tidak hanya terbatas pada pembelajaran yang tentunya lebih terarah tersebut. Perlu diketahui juga bahwa meluangkan waktu untuk belajar di tempat kursus musik semacam ini juga sebenarnya sangatlah bermanfaat sebagai pengisi waktu luang yang positif. Bisa dikatakan demikian karena pada umumnya kursus akan dilakuakn diluar jam sekolah sehingga pembelajaran yang satu dengan yang lain juga tidak akan saling mengganggu. Hal ini jugalah yang menjadikan kursus semacam ini mendapat pertimbangan sendiri di mata orang tua, terutama mereka yang mempunyai anak yang masih berada di usia sekolah.


Rekomendasi sekolah musik: id.yamaha.com


 



Dikirim pada 10 Agustus 2015 di Campuran
comments powered by Disqus
Profile

“ Haji/Hajjah Kartini ini masih belum mau dikenal orang, mungkin masih malu. “ More About me

Page
Banner
    Commonwealth Life SEO Contest 2015
Statistik
    Blog ini telah dikunjungi sebanyak : 78.803 kali


connect with ABATASA